Tips Mengajarkan Membaca kepada Buah Hati

  • Whatsapp

Sumbumedia.com – Membaca adalah kebiasaan baik yang harus diterapkan sejak dini. Dikutip dari healthychildren.org, anak-anak umumnya belajar membaca pada usia 6 sampai 7 tahun. Beberapa orang tua kadang memaksakan anak 4 atau 5 untuk belajar membaca dengan harapan agar tidak tertinggal saat memasuki pendidikan formal nanti. Tetapi cara tersebut justru salah. Mendorong anak yang belum siap untuk membaca justru akan membuatnya tertekan. Yang terbaik adalah membuat anak sadar bahwa membaca adalah kegiatan menggembirakan sehingga si kecil akan senang mempelajarinya.

Bagaimana cara efektif mengarahkan anak agar senang membaca? Bunda dapat menyimak ulasan berikut.

Membaca nyaring atau membaca dengan bersuara keras merupakan salah satu cara terbaik untuk membantu si kecil belajar membaca.  Saat membaca nyaring, Bunda dapat mengekspresikan isi buku sehingga buah hati tertarik untuk menyimaknya. Suara yang keras juga mengindikasikan semangat sehingga anak merasa bahwa membaca adalah kegiatan yang menyenangkan.

Ketika membacakan buku untuk si kecil, gunakan jari-jari Bunda untuk menunjuk setiap kata yang dibaca. Hal ini dapat menjadi stimulus pengenalan huruf untuk si kecil. Setelah selesai membaca, minta si kecil untuk mengulang bacaan Bunda sehingga ia lebih mudah memahami isi cerita. Sesekali berhenti untuk memperhatikan gambar yang menyertai cerita. Tanyakan pada si kecil tentang bentuk, warna, maupun hal lain terkait gambar sehingga kegiatan membaca lebih interaktif.

Buku khusus si kecil kerap menampilkan karakter dunia fauna. Menirukan suara binatang dalam buku cerita dapat dijadikan strategi yang menyenangkan. Ajak juga sang buah hati untuk menirukan suara karakter cerita sehingga ia menjadi lebih bersemangat. Selain itu, Bunda juga dapat menampilkan gerakan-gerakan seperti peristiwa dalam buku. Misalnya saat mengisahkan burung yang terbang, Bunda dapat menggerakkan tangan seolah burung sedang mengepakkan sayap. Libatkan juga si kecil dalam aktivitas ini agar ia semakin antusias.

Ketika si kecil sudah dapat membaca secara mandiri, biarkan ia membaca dengan suara yang keras. Hal tersebut membantu membangun kepercayaan dirinya. Jika sang buah hati merasa kesulitan dengan kata tertentu, segera sebutkan kata yang dimaksud agar ia tidak kehilangan makna cerita. Bunda juga dapat menerapkan sistem bergantian membaca dengan si kecil. Ketika si kecil turut melafalkan kata atau kalimat yang disukai, sebaiknya Bunda berhenti dan biarkan si kecil yang menyelesaikannya. Cara tersebut juga membantu si kecil menguasai bacaan. Jangan langsung memberikan jawaban ketika si kecil mengajukan pertanyaan. Arahkan si kecil secara interaktif sehingga ia menyadari bahwa semua yang ia bingungkan terdapat dalam buku.

Agar mendapatkan hasil yang optimal, agendakan kegiatan membaca bersama secara rutin misalnya setiap sebelum tidur. Tinggalkan buku-buku favorit di kamar si kecil sehingga mudah ditemukan saat ia ingin membaca. Yang terpenting, jangan memaksa si kecil belajar membaca atau mempelajari hal lainnya. Gunakan cara yang menarik agar ia senang membaca. Kecintaan buah hati pada kegiatan membaca akan sangat bermanfaat pada tahap perkembangan selanjutnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *