Terlengkap! Review Samsung Galaxy A32

  • Whatsapp

Sumbumedia.com – Ini adalah review Samsung Galaxy A32! Akhirnya datang juga, Galaxy A Series paling baru dari Samsung, sekali keluar langsung banyak dipasaran.

Selain A32, ada Galaxy A52, A52 5G, dan ada Galaxy A72. Nanti A52 sama A72 akan dibahas pada artikel lainnya, sebab trio A Series yang depannya 3,5 dan 7, selalu menarik. Banyak yang penasaran karena generasi yang sebelumnya memiliki kualitas yang cakep, dan harga yang masuk banget buat kantong kebanyakan orang, sekitar 3-5 jutaan.

Trilogi Samsung A Series Mid range kali ini, kita mulai dari A32 dulu. Hp ini jelas masuk ke kategori yang paling basic kalau dibandingkan dengan A52 dan A72, angkanya saja sudah paling rendah. Dan tentu saja, harga yang dipatok juga paling bawah, Rp. 3.599 juta untuk varian RAM 6GB, dan Rp. 3.799 juta untuk varian RAM 8GB.

A32, 52, dan 72 disebut sebagai A series Mid Range, kelas menengah, agar posisinya lebih spesifik. Soalnya kalau menyebut A Series saja, nanti malah terlalu luas dan kecampur sama A02, A12, A21s, yang kelasnya itu entry level, yang kelas dasar. Perbedaan kelas ini lumayan penting, karena sebagus-bagusnya A Series entry level, seperti A21s contohnya, kualitasnya bakal terasa jauh banget dari A series mid range paling bawah, yaitu si A32 ini.

Ibarat mau kita beli mobil Calya seri paling bagus atau Avanza varian paling tinggi, tetep aja bakal kalah sama Innova paling basic. Beda dunia udah.

Bedanya kelas A Series mid range sama entry level, langsung terasa pas pertama kali megang A32 ini. Bodinya berasa lebih mewah, dengan finishing glossy yang berasa seperti kaca, walaupun bahannya dari polikarbonat.

Tampilannya juga beda dari Hp Samsung yang sebelumnya, jadi rasanya juga fresh. Kalau ditebak, desain A32 ini terinspirasi dari desain Samsung S Series, yang bulatan kameranya dibikin lumayan besar dan disusun 3 biji ke bawah. Tapi biar tetep keliatan beda, kamera di A32 ini tidak dikasih frame kotak, jadi dibiarkan bulat begitu saja, polos.

Varian warnanya juga polos, tidak ada motif aneh-aneh. Ada 4 pilihan warna, Awesome Black, Awesome White, Awesome Blue, dan Awesome Violet. Bagian yang paling disuka dari Hp ini, bobotnya tidak berat dan dimensinya tidak terasa tebal, walaupun di dalemnya sudah ditanam baterai 5000 mAh, kapasitas yang besar, namun beratnya masih di bawah 200 gram, bahkan di bawah 190 gram, lebih tepatnya 184 gram.

Kalau tebalnya ada di angka 8.4mm. Tidak bisa dibilang tipis, tapi juga tidak terasa jumbo.

Buat kelengkapan, portnya sendiri sudah standar Hp 3 jutaan, di sebelah kanan ada tombol power dan volume, di bagian atas ada mikrofon, di sebelah kiri ada SIM tray triple slot, bisa menampung 2 kartu nano SIM dan 1 kartu Micro SD up to 1TB, di bagian bawah ada mikrofon lagi, port USB type C, dan speaker mono.

Hp ini juga udah punya NFC pastinya. Agar kerjaan yang dulunya ribet seperti mengisi saldo e money, bisa kita kerjakan dengan mudah langsung dari Hp. Tidak perlu nyari-nyari ATM lagi.

Bagian yang agak kurang, dari kelengkapan A32 ini ada di modul getarannya, yang harusnya bisa lebih bagus lagi. Soalnya feel modul getarannya masih berasa seperti Hp 1 jutaan.

Sangat berbeda dengan kualitas layarnya yang justru jadi bagian juara di Galaxy A32 ini. Menggunakan panel Super AMOLED Samsung yang warnanya cerah dan lebih hidup. Ukurannya 6.4 inci, pas di tangan. Lapisan kacanya sudah memakai Gorilla Glass 5. Resolusi layarnya Full HD, tajam, dan refresh ratenya 90Hz, ini termasuk mulus.

Touch rate samplingnya juga sampai 180Hz agar tidak ada touch delay. Ada sen sor fingerprint di dalamnya, tinggal sentuhkan jari saja ke layar bagian bawah untuk unlock HP. Brightness maksimalnya juga bisa tembus 800 nits, ini paling terang untuk HP kelas mid range, tidak ada kata lain selain sempurna untuk layarnya. Menurut standar 2021 pastinya.

Bagi yang senang main game, mantap. Untuk yang senang nonton video, cakep, dan untuk yang sekedar suka scroll-scroll sosmed, TikTok, chattingan, baca baca artikel, feel gerakan layar yang mulus juga bikin HP ini nyaman untuk digunakan. Untuk layar, nilainya 10/10. Kalau untuk spesifikasinya, 7.5/10.

RAM yang ditawarkan pada Samsung Galaxy A32 memang besar, bisa pilih 6 atau 8GB. Tapi chipset yang digunakan hanya MediaTek Helio G80, itu bukan chipset terbaik untuk harga 3.5 juta.

Kalau untuk kerjaan ringan jelas udah oke, main IG, TikTok, Twitter, chattingan, buka aplikasi berita, semuanya tidak ada masalah.

Untuk main game pun sebenarnya tidak ada masalah juga, lancar-lancar saja. Seperti main Mobile Legends, main di high frame rate lancar sekali, dan stabil. Tidak ada terasa panas, hangat pun tidak. Terus PUBGM juga bisa kita jalankan di settingan smooth ultra, atau HD High. Selama main game ini lancar, tidak ada frame drop, tidak panas, dan lagi-lagi hangat pun tidak.

Hanya saja, kalau berbicara soal performa terbaik, Helio G80 bukanlah yang terbaik, levelnya di aman saja.

Sama seperti rasa aman yang diberi baterai 5000 mAh, Smartphone ini dipake seharian jelas tahan. Untuk main game saja awet. Seperti main PUBGM selama 30 menit, berkurangnya 7% saja. Main ML 25 menit, berkurang 6%, dan main game ringan seperti catur, setengah jam hanya berkurang 3%.

Galaxy A32 sudah dilengkapi charger, dimana dayanya 15 Watt. Kalau digunakan untuk mengisi selama setengah jam dari 0%, sudah terisii 27%, terus sejam terisi 51%, 90 menit terisi 75%, dan 2 jam 95%. Untuk penuh, butuh 2 jam 15 menit. Belum bisa dibilang speed charger tinggi.

Sementara untuk kualitas fotonya sendiri, Samsung Galaxy A32 mengandalkan sistem Quad Camera. 4 kamera yang isinya kamera utama 64MP, kamera ultrawide 8MP, kamera makro 5MP, dan kamera depth 5MP. Untuk kamera depannya memiliki resolusi 20MP.

Hasilnya, kamera utamanya bisa menangkap gambar dengan warna yang enak dilihat, detailnya dapat, dynamic range juga oke. Ini sesuai dengan kelas harganya di 3 jutaan. Kalau digunakan untuk low light, baru kualitasnya berasa turun, Night Mode pun sepertinya tidak banyak membantu.

Kalau untuk kamera ultrawidenya, rasanya malah lebih jomplang sama kamera utama. Ini normal, ultrawide tidak sebagus kamera utama. Cuma ini lumayan terasa di dynamic range terutama. Bagian gelap berasa gelap banget, dan bagian terang berasa terang banget.

Kalau untuk kamera depanya sendiri, untuk merekam video, bisa di resolusi full HD dan 30 fps. Jadi lumayan standar kalau dari resolusi dan frame ratenya.

Kesimpulannya, Samsung Galaxy A32 memiliki kualitas yang bener-bener kuat, yang membuat smartphone ini terasa spesial, Awesome kalau kata Samsung.

Seperti bagian layarnya, salah satu yang terbaik yang bisa didapatkan dengan harga 3 jutaan. Terus desainnya juga terasa fresh, dan beda dari yang lain. Baterainya juga awet, dengan user interface ala Samsung yang enak dilihat. Sudah satu UI dengan yang pakai pada Android 11. Tapi jelas ini bukan Hp perfect. Namun semua sudah aman dan nyaman dipakai. Dari segi kameranya, semoga Samsung memberikan update ke sistem Night Mode, agar kualitas kameranya bisa dibantu oleh software yang bagus.

Jadi apakah Hp ini recommended? Tergantung sama apa yang anda cari di sebuah Hp. Sesuaikan aja dengan keunggulan dan kelemahan yang barusan dibahas.

Demikian review untuk Samsung Galaxy A32. Semoga bisa menjadi referensi bagi Anda yang ingin meminnag HP ini. Simak juga review Samsung Galaxy A52 dan A72 pada artikel selanjutnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *