Bahaya yang Mengintai Ketika Anak Kecanduan Games Gadget

  • Whatsapp

Sumbumedia.com – Kini games gadget bukan hal yang asing lagi bagi anak. Selain tidak memerlukan ruangan yang lapang, untuk memainkan games pada gadget juga tidak memerlukan banyak teman. Dengan berbekal ponsel pintar, anak sudah dapat merasakan sensasi asyik dari bermain games modern tersebut.

Karena kepraktisannya inilah seringkali games gadget digunakan sebagai alternatif mainan yang dipilih oleh sebagian orang tua. Namun dibalik segala manfaatnya, perlu adanya pembatasan akses pada anak untuk bermain games offline. Pasalnya jika digunakan terus-menerus, ada beberapa bahaya yang dapat mengintai buah hati Anda. Salah satu penyebabnya tidak lain karena kemudahan dan kecanggihan games modern itu sendiri.

Individualis dan egois

Peneliti Merapi Cultural Institute yang sekaligus salah satu Pendiri Rumah Baca Komunitas Merapi di lereng Gunung Merapi, Gendhotwukir menyebutkan bahwa kemudahan dibalik games modern ada aspek eksistensial seseorang yang makin tersamar. Lebih lanjut lagi Games moderen yang makin canggih cenderung mengarahkan dan membentuk seseorang menjadi pribadi yang individualis dan egois.

Dengan games modern, anak akan cenderung menciptakan dunianya sendiri sekaligus menikmatinya sendiri. Jika dibiarkan terus-menerus, lama-kelamaan anak tersebut akan semakin berjarak dengan dunia nyata. Lebih lanjut lagi, hal ini dapat membuat anak semakin merasa terasing di dunia nyata. Tidak heran jika saat dipanggil pun terkadang si anak tidak mendengar.

Kurang Komunikatif

Selain itu pada games modern anak hanya pemakai saja, bukan si pencipta permainan. Berbeda dengan jaman dahulu dimana berbagai permainan yang tidak kalah mengasyikkan dibuat dari berbagai bahan alami seperti batang pohon, kayu bahkan dedaunan. Dalam games modern anak akan digiring pada dunia yang diprogram, dengan lawan berupa ikon-ikon yang dibuat di dunia maya.

Melemahkan Kekuatan Anak

Parahnya lagi, ada pula bahaya lain yang mengintai seperti anak yang membangun dunianya sendiri dalam mesin dimana mesin tersebut lambat laun akan menguasainya. Dengan demikian anak tidak akan merasakan lagi adanya kekuatan dari diri sendiri, melainkan bergantung pada kekuatan di luar dirinya, dalam hal ini gadget itu sendiri. Saat mesin menguasai manusia, maka nilai manusiawi pelan-pelan ditiadakan sehingga dapat menyebabkan hilangnya kepekaan sosial. Karena itulah pembatasan akses games gadget nan modern pada anak perlu dibatasi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *