Apakah Aman Jika Ibu Hamil Naik Pesawat?

  • Whatsapp

Sumbumedia.com – Kini perjalanan udara mulai banyak dilirik orang. Pasalnya kini perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang bukan lagi menjadi dominasi kelas atas. Bahkan kini telah banyak dibuka kelas ekonomi yang harganya sangat bersaing dengan moda transportasi lainnya. Selain harga yang bersaing, menggunakan pesawat dirasa cukup menghemat waktu. Apalagi jika menempuh perjalanan jauh. Namun demikian amankah naik pesawat saat sedang hamil? Berikut pemaparan selengkapnya!

Umumnya perjalanan udara selama kehamilan dianggap aman dengan catatan sang wanita mengalami kehamilan yang sehat. Namun demikian, jika memang harus naik pesawat sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan yang menangani kehamilan Anda. Biasanya ada kemungkinan dokter menyarankan untuk esktra hati-hati bagi kondisi kehamilan yang memiliki resiko tinggi terjadinya persalinan prematur. Tak hanya itu, ada penyedia layanan kesehatan yang membatasi perjalanan dengan moda transportasi apapun setelah kehamilan memasuki fase 36 minggu.

Jika dokter menyetujui perjalanan udara Anda, tentu Anda akan memiliki flesksibilitas lebih dalam pengaturan waktu. Namun demikian waktu terbaik melakukan perjalanan udara saat hamil berada pada usia kehamilan berada pada minggu ke-14 sampai minggu ke-28. Salah satu alasannya karena fase ini merupakan usia kehamilan dengan resiko terendah, baik resiko terjadinya keguguran ataupun resiko terjadinya persalinan prematur.

Tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan perjalanan udara. Pertama, periksalah kebijakan yang diberlakukan oleh maskapai pilihan Anda. Ada kemungkinan setiap maskapai penerbangan memiliki aturan yang berbeda-beda. Kedua, pilihlah tempat duduk dengan hati-hati. Sebagian orang merasa lebih nyaman untuk duduk di dekat koridor. Jangan lupa untuk menggunakan sabuk pengaman senyaman mungkin. Jangan lupa untuk menggerakkan kaki walau hanya sesekali.

Tak hanya itu, Anda juga perlu memenuhi kebutuhan cairan Anda. Bagaimanapun, kelembapan udara di cabin dapat menyebabkan dehidrasi. Karena itu jangan sepelekan masalah minum. Oiya, tekanan udara yang menurun selama penerbangan bisa sedikit mengurangi jumlah oksigen dalam darah. Namun jika Anda sehat, hal ini tidak akan menimbulkan resiko yang berarti. Satu yang wajib dilakukan, selalu diskusikan topik ini dengan dokter Anda. Mungkin dokter akan membatasi total waktu penerbangan Anda selama masa kehamilan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *